Armed Fantasia Resmi Dibatalkan, Fans Wild Arms Kecewa

Posted on

Chi boust – Kabar mengejutkan datang dari Armed Fantasia, game RPG yang menjadi penerus spiritual Wild Arms. Wild Bunch Productions mengumumkan proyek tersebut pada 2022.

Studio tersebut berisi sejumlah mantan pengembang Wild Arms. Karena itu, pengumuman Armed Fantasia langsung menarik perhatian penggemar RPG klasik.

Namun, pengembang tidak banyak membagikan informasi baru setelah pengumuman. Kini, kabar pembatalan proyek tersebut muncul melalui laporan finansial Digital Bros.

“Baca Juga: Ed Boon Bantah Rumor Pengembangan Injustice 3“

Digital Bros Konfirmasi Pembatalan Armed Fantasia

Digital Bros mengonfirmasi pembatalan Armed Fantasia dalam laporan finansial tahun fiskal 2026. Perusahaan tersebut juga membatalkan sekuel Battle Island.

Digital Bros mengambil keputusan tersebut setelah melakukan beberapa evaluasi terhadap kedua proyek. Perusahaan juga mempertimbangkan perubahan kondisi pasar game.

Menurut laporan tersebut, pengembang sudah beberapa kali mencoba meningkatkan gameplay kedua game. Namun, evaluasi ketiga akhirnya mendorong perusahaan menghentikan pengembangan keduanya.

Keputusan itu membuat perjalanan Armed Fantasia berakhir sebelum game mencapai tahap rilis.

Armed Fantasia Bawa Warisan Wild Arms

Wild Bunch Productions mengembangkan Armed Fantasia sebagai penerus spiritual Wild Arms. Proyek tersebut membawa harapan besar bagi penggemar seri RPG tersebut.

Game ini mendapat perhatian karena melibatkan mantan pengembang Wild Arms. Akifumi Kaneko juga ikut mengembangkan proyek tersebut sebagai kreator.

Selain itu, pengumuman Armed Fantasia sempat memberikan harapan bagi penggemar RPG Jepang klasik. Namun, pengembang kemudian jarang membagikan perkembangan terbaru.

Minimnya informasi tersebut membuat status proyek semakin sulit dipastikan. Kini, laporan Digital Bros memberikan kejelasan mengenai nasib game tersebut.

Nasib Kickstarter Armed Fantasia Masih Belum Jelas

Pembatalan Armed Fantasia juga menimbulkan pertanyaan mengenai kampanye Kickstarter. Hingga kini, Akifumi Kaneko belum memberikan penjelasan mengenai nasib pendukung proyek tersebut.

Tim pengembang juga belum menyampaikan informasi resmi mengenai langkah berikutnya. Karena itu, penggemar masih menunggu penjelasan langsung dari pihak terkait.

Matsuzo Machida juga belum memberikan pernyataan mengenai kabar tersebut. Ia sebelumnya dikenal sebagai kreator Penny Blood.

Dengan demikian, informasi mengenai pengembalian dana atau kelanjutan proyek masih belum tersedia.

Penggemar Masih Menunggu Penjelasan Resmi

Pembatalan Armed Fantasia menjadi kabar mengecewakan bagi penggemar Wild Arms. Proyek tersebut sebelumnya menawarkan kesempatan untuk menghadirkan kembali gaya RPG klasik.

Namun, perubahan pasar dan hasil evaluasi gameplay membuat Digital Bros mengambil keputusan berbeda. Perusahaan akhirnya menghentikan pengembangan game tersebut.

Kini, penggemar masih menunggu penjelasan dari Akifumi Kaneko dan tim Wild Bunch Productions. Informasi mengenai Kickstarter juga menjadi salah satu hal yang paling dinantikan.

“Baca Juga: Pemain Forza Horizon 6 Jepang Protes Banned Mobil Itasha“