Mengenal Wuthering Heights dalam Game Limbus Company

Posted on

Chi boust – Project Moon merilis Limbus Company pada 26 Februari 2023. Game ini menggabungkan simulasi manajemen dengan sistem pertarungan RPG berbasis giliran.

Popularitasnya meningkat berkat tema cerita yang terhubung dengan dua game sebelumnya. Kedua game tersebut adalah Lobotomy Corporation dan Library of Ruina.

Dalam permainan ini, pemain mengikuti perjalanan 12 Sinner bersama Vergilius dan Charon. Mereka menjelajahi berbagai tempat untuk menjalankan misi Limbus Company.

Selain itu, cerita menghadirkan berbagai kelompok, tokoh, dan lokasi penting. Salah satu lokasi yang menarik perhatian pemain adalah Wuthering Heights.

Tempat ini menjadi latar utama Canto VI: The Heartbreaking. Kisahnya juga mengambil inspirasi dari novel populer Wuthering Heights karya Emily Brontë.

Lantas, seperti apa sejarah dan kisah Wuthering Heights dalam Limbus Company? Berikut pembahasannya.

“Baca Juga: Kode Redeem Ragnarok: The New World Terbaru“

Disclaimer: Artikel ini mengandung spoiler besar untuk Canto VI: The Heartbreaking.

1. Mengenal Wuthering Heights di Limbus Company

Wuthering Heights merupakan sebuah bukit besar yang berada di Nest T. Lokasi ini menjadi latar utama cerita Canto VI: The Heartbreaking.

Sebuah rumah besar berdiri di puncak bukit tersebut. Rumah itu menjadi kediaman keluarga Earnshaw.

Mr. Earnshaw awalnya memiliki rumah tersebut. Setelah kematiannya, putranya, Hindley Earnshaw, menerima warisan itu.

Namun, Hindley kemudian kehilangan rumah tersebut setelah kalah dalam permainan kartu melawan anggota Syndicate. Akibatnya, keluarga Earnshaw kehilangan tempat tinggal mereka.

Kemudian, Catherine Earnshaw membeli kembali rumah tersebut. Ia melakukannya bersama suaminya, Edgar Linton.

Wuthering Heights berada di puncak bukit District 20. Angin kencang terus menerpa kawasan tersebut sepanjang tahun.

Selain itu, pagar logam tinggi mengelilingi area rumah. Kawasan tersebut juga memiliki hutan dan lahan rawa.

Semak bunga Heath berwarna ungu tumbuh di sekitar rawa sepanjang tahun. Sementara itu, bangunan utama memiliki empat lantai dan ruang bawah tanah yang luas.

Sebuah lumbung juga berdiri terpisah dari bangunan utama. Di lantai pertama, terdapat aula utama, dapur, area perapian, dan akses menuju ruang bawah tanah.

Rumah tersebut juga memiliki menara tinggi di salah satu sisinya. Tangga spiral menghubungkan menara itu dengan bagian atap yang luas.

2. Suasana Gotik dan Misteri River

Wuthering Heights memiliki desain bangunan dengan nuansa gotik yang kelam. Beberapa lentera menerangi bagian dalam rumah, tetapi suasananya tetap terasa suram.

Dante bahkan menggambarkan bagian luar rumah tersebut sebagai bangunan gotik yang gelap. Selain itu, rumah itu tidak memiliki cermin.

Nelly membuang seluruh cermin sebelum peristiwa Canto VI berlangsung. Keputusan tersebut berkaitan dengan misteri yang menyelimuti keluarga Earnshaw.

Di bawah bukit Wuthering Heights, terdapat sungai bawah tanah bernama River. Para pendiri Lobotomy Corporation awalnya menemukan sungai tersebut.

River memiliki hubungan erat dengan kesadaran manusia. Sungai ini menampung kesadaran yang melintasi batas waktu.

Selain itu, River berperan menjaga batas antara kesadaran dan alam baka. Perannya terlihat melalui sejumlah peristiwa penting dalam Canto VI.

Keberadaan River juga memengaruhi orang-orang di Wuthering Heights. Josephine, Catherine, dan Heathcliff merasakan kehadiran sosok misterius.

Sosok tersebut ternyata memiliki hubungan dengan diri mereka di dunia lain. Arus River menghadirkan kembali keberadaan mereka melalui celah realitas.

3. Daftar Anggota Keluarga Earnshaw

Wuthering Heights menjadi tempat tinggal sejumlah anggota keluarga Earnshaw dan para pelayannya. Setiap tokoh memiliki hubungan penting dengan konflik dalam Canto VI.

Berikut daftar anggota yang berkaitan dengan kediaman tersebut:

  • Mr. Earnshaw: Kepala keluarga Earnshaw yang telah meninggal.
  • Mrs. Earnshaw: Istri Mr. Earnshaw yang juga telah meninggal.
  • Hindley Earnshaw: Anak pertama sekaligus pewaris rumah keluarga Earnshaw.
  • Catherine Earnshaw: Anak bungsu yang kemudian membeli kembali rumah keluarga.
  • Heathcliff: Anak angkat keluarga Earnshaw.
  • Edgar Linton: Suami Catherine Earnshaw.
  • Josephine: Kepala pelayan atau Butler di kediaman tersebut.
  • Nelly: Pelayan yang bekerja untuk keluarga Earnshaw.

Para pelayan Wuthering Heights mengenakan seragam formal. Seragam mereka terdiri dari kemeja putih, celana cokelat, jaket, dan sarung tangan putih.

Mereka juga menggunakan pita cokelat dengan ornamen emas. Menariknya, para pelayan memiliki kemampuan bela diri.

Mereka memanfaatkan kotak berisi senjata, serbet, dan berbagai perlengkapan sebagai alat bertarung.

4. Perjalanan Heathcliff dalam Canto VI

Canto VI: The Heartbreaking mengikuti perjalanan Heathcliff bersama para Sinner menuju T. Corp. Dalam perjalanan tersebut, mereka menemukan seorang pria yang menjadi korban perampokan gangster.

Pria itu mengaku memiliki sisa waktu yang hampir habis. Ia juga menceritakan banyaknya orang yang menghilang di kawasan tersebut.

Para Sinner kemudian mencurigai keterlibatan Syndicate dalam kasus penculikan massal. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan menuju Wuthering Heights.

Dalam perjalanan, para Sinner menanyakan undangan Catherine kepada Heathcliff. Heathcliff kemudian menceritakan masa kecilnya bersama keluarga Earnshaw.

Keluarga Earnshaw mengadopsinya ketika ia masih kecil. Namun, beberapa anggota keluarga memperlakukannya dengan buruk karena asal-usulnya dari Backstreets.

Rodion dan Hong Lu kemudian membantu Heathcliff mempersiapkan penampilannya. Mereka mendandaninya agar terlihat seperti seorang bangsawan.

Keduanya ingin Heathcliff tampil rapi ketika bertemu Catherine. Namun, kedatangan mereka di rumah keluarga Earnshaw justru memicu kejadian yang mengubah perjalanan tersebut.

Sejak saat itu, cerita membawa pemain menyelami masa lalu Heathcliff. Kisah tersebut juga memperlihatkan hubungan antara karakter game dan novel Wuthering Heights karya Emily Brontë.

5. Daftar Identity Wuthering Heights Milik Sinner

Project Moon juga menghadirkan beberapa Identity yang mengambil inspirasi dari Wuthering Heights. Identity tersebut memberikan gambaran karakter Sinner melalui peran mereka dalam keluarga Earnshaw.

Berikut daftar Identity bertema Wuthering Heights:

  • Heathcliff: Wild Hunt.
  • Outis: Chief Butler.
  • Gregor: Edgar Family Heir.
  • Faust: Butler.

Setiap Identity menghadirkan interpretasi berbeda terhadap karakter dan suasana Wuthering Heights. Kehadirannya juga memperluas hubungan cerita utama dengan dunia alternatif dalam Limbus Company.

6. Platform untuk Memainkan Limbus Company

Wuthering Heights menjadi salah satu lokasi penting dalam perkembangan cerita Limbus Company. Lokasi ini menghubungkan perjalanan Heathcliff dengan konflik keluarga Earnshaw dan misteri River.

Selain menghadirkan cerita emosional, Canto VI juga memperkuat hubungan game dengan novel klasik Emily Brontë.

Pemain yang ingin mengikuti kisah tersebut dapat memainkan Limbus Company melalui Android, iOS, dan PC. Pengguna PC juga dapat mengunduhnya melalui Steam.

“Baca Juga: Dua Leaker Honkai Star Rail Didenda 1 Juta Yuan“