Chi boust – Pengumuman Ace Combat 8: Wings of Theve di The Game Awards 2025 langsung memicu antusiasme besar.
Para penggemar akhirnya melihat kelanjutan seri setelah menunggu lebih dari tujuh tahun.
Namun, di balik euforia tersebut, muncul kabar penting dari pihak pengembang.
Developer memastikan Ace Combat 8 tidak akan mendukung fitur Virtual Reality.
Keputusan ini mengejutkan banyak pemain, terutama penggemar mode VR di seri sebelumnya.
“Baca Juga: Redeem Code The Forge Roblox Terbaru Januari 2026“
Bandai Namco Jelaskan Alasan Tidak Hadirkan VR
Penerbit Bandai Namco bersama tim Project Aces menyampaikan keputusan tersebut secara terbuka.
Mereka menegaskan bahwa Ace Combat 8 fokus pada pengalaman layar datar.
Brand Director Ace Combat, Kazutoki Kono, menjelaskan latar belakang keputusan ini.
Menurutnya, pengembangan game VR membutuhkan pendekatan yang sangat berbeda.
Tim harus merancang pengalaman khusus agar VR terasa nyaman dan imersif.
Mode VR Dinilai Pecah Fokus Pengembangan
Kazutoki Kono mengungkapkan tim sempat mempertimbangkan mode VR.
Namun, mereka menilai kualitas game akan terpengaruh jika memaksakan fitur tersebut.
Developer harus membuat dua versi game yang berbeda.
Satu versi untuk layar datar dan satu versi khusus VR.
Kondisi tersebut berisiko membagi sumber daya pengembangan.
Akibatnya, kualitas keseluruhan Ace Combat 8 bisa menurun.
Karena itu, Project Aces memilih fokus pada satu pengalaman utama.
Tim ingin memastikan game utama hadir dengan kualitas maksimal.
Fokus Developer pada Aksi Udara Lebih Intens
Project Aces memaparkan visi besar untuk Ace Combat 8.
Game ini akan menampilkan pertempuran udara berkecepatan tinggi.
Dogfight hadir lebih dinamis dan agresif dibanding seri sebelumnya.
Developer memanfaatkan Unreal Engine 5 untuk meningkatkan visual.
Mereka juga menggunakan sistem awan baru bernama Cloudly.
Teknologi ini membantu menciptakan dunia yang terasa lebih hidup.
Area Terbang Lebih Luas dan Realistis
Ace Combat 8 menghadirkan area terbang hingga 10.000 kilometer persegi.
Wilayah ini jauh lebih luas dibanding seri sebelumnya.
Developer merancang objek dan pesawat sesuai ukuran nyata.
Pendekatan ini bertujuan meningkatkan rasa skala dan ketinggian.
Pemain dapat merasakan kecepatan dan tekanan pertempuran dengan lebih nyata.
Sensasi terbang di ketinggian ekstrem menjadi fokus utama pengalaman bermain.
Perbandingan dengan Ace Combat 7 VR
Sebagai perbandingan, Ace Combat 7: Skies Unknown mendukung mode VR.
Mode tersebut mendapat banyak pujian dari pemain.
Namun, fitur VR hanya tersedia pada misi tertentu.
Project Aces kini memilih pendekatan berbeda untuk seri terbaru.
Mereka ingin menghadirkan pengalaman penuh tanpa batasan mode tambahan.
Penutup: Keputusan Kontroversial, Fokus Lebih Jelas
Keputusan menghapus dukungan VR memang memicu perdebatan.
Namun, developer menilai langkah ini penting untuk menjaga kualitas.
Ace Combat 8 menargetkan pengalaman tempur udara yang lebih padat dan realistis.
Kini, perhatian penggemar tertuju pada hasil akhir pengembangan.
Apakah fokus penuh ini akan menghasilkan Ace Combat terbaik sejauh ini.
“Baca Juga: Game Digimon Selanjutnya Janjikan Rilis Lebih Cepat“
