Chi boust – Alasan Bully 2 Batal: Rockstar Games dikenal sebagai studio dengan banyak franchise ikonik. Salah satu yang paling membekas adalah Bully, game bergenre open-world yang rilis tahun 2006.
Game ini memiliki penggemar setia hingga sekarang. Tidak sedikit yang berharap hadirnya Bully 2 sebagai kelanjutan cerita. Namun, kabar yang beredar justru menyebutkan bahwa sekuel tersebut tidak akan pernah dibuat.
Kini, penjelasan resmi mengenai pembatalan Bully 2 akhirnya muncul dari mantan pimpinan Rockstar.
“Baca Juga: RidePods, Game Balap Motor Unik dengan Sensor AirPods“
Jawaban dari Dan Houser
Dan Houser, mantan kepala Rockstar Games, berbicara dalam sebuah wawancara dengan IGN di L.A. Comic Con. Ia menjelaskan alasan mengapa Bully 2 batal dikembangkan.
Menurut Houser, masalah utamanya adalah kapasitas tim. Rockstar memiliki banyak proyek besar yang berjalan bersamaan. Namun, mereka hanya memiliki tim kreatif dan kepemimpinan senior dalam jumlah terbatas.
Houser menegaskan, jika sebuah studio tidak memiliki tim besar, maka tidak semua ide bisa diwujudkan. Mereka harus memilih proyek yang dianggap paling penting dan realistis untuk dikerjakan.
Proyek yang Tidak Masuk Prioritas
Rockstar saat itu fokus mengembangkan seri besar seperti Grand Theft Auto dan Red Dead Redemption. Kedua judul tersebut menyerap tenaga besar dan memakan waktu lama.
Karena itu, Bully 2 hanya mendapat perhatian dari tim kecil. Kondisi ini membuat proyek sulit berkembang hingga akhirnya tidak diteruskan.
Alasan Houser terdengar masuk akal. Rockstar memang dikenal selalu menjaga kualitas tinggi dalam setiap game. Dengan sumber daya terbatas, mereka memilih berhenti mengembangkan Bully 2 agar tidak mengorbankan standar yang sudah mereka bangun.
Rumor yang Sempat Beredar
Sebelum pernyataan resmi ini, penggemar sempat mendengar banyak rumor mengenai Bully 2. Beberapa tahun lalu, file debug terkait game ini ditemukan dalam data GTA V.
Selain itu, sejumlah bocoran dari internal Rockstar sempat menyebutkan bahwa Bully 2 pernah masuk tahap awal pengembangan. Beberapa konsep dan rencana gameplay bahkan sempat beredar di internet.
Namun, semua rumor itu berhenti begitu saja tanpa kejelasan. Kini, penjelasan Houser memberi titik terang bahwa proyek memang dihentikan sejak lama.
Bagaimana Reaksi Penggemar?
Bagi penggemar, berita ini tentu mengecewakan. Banyak yang berharap Bully 2 bisa menjadi kenyataan setelah menunggu bertahun-tahun.
Namun, di sisi lain, sebagian orang merasa lebih tenang setelah mengetahui alasan sebenarnya. Mereka bisa menerima bahwa pembatalan terjadi karena keterbatasan, bukan karena Rockstar tidak peduli dengan Bully.
Ke depan, penggemar masih bisa berharap jika suatu hari kondisi memungkinkan. Meski Houser sudah keluar dari Rockstar, ide tentang Bully 2 bisa saja kembali hidup dengan generasi pengembang baru.
Kesimpulan
Bully 2 batal dikembangkan bukan karena kurangnya minat, melainkan keterbatasan tim kreatif dan kepemimpinan. Rockstar memilih memusatkan tenaga pada proyek besar yang lebih prioritas.
Penjelasan dari Dan Houser akhirnya menutup rumor yang beredar selama ini. Walau mengecewakan, alasan tersebut masuk akal. Bagi penggemar, jawaban ini menjadi titik terang setelah bertahun-tahun menunggu kepastian.
Apakah Bully 2 akan pernah kembali di masa depan? Hanya waktu dan keputusan Rockstar yang bisa menjawabnya.
“Baca Juga: 10 Games Trending di Steam Terpopuler 29 September 2025“
