Capcom Pastikan Pragmata Bukan Bagian dari Seri Mega Man

Posted on

Chi boust – Game terbaru dari Capcom berjudul Pragmata sukses mencuri perhatian komunitas gamer sejak pertama kali diumumkan. Banyak penggemar menaruh harapan tinggi karena visual futuristik dan nuansa misterius yang ditawarkan. Namun, sejumlah gamer justru mengaitkan Pragmata dengan seri legendaris Mega Man. Mereka berasumsi bahwa proyek ini mungkin merupakan bagian tersembunyi dari waralaba klasik Capcom.

“Baca Juga: Fitur Live TikTok Kembali Aktif Setelah Sempat Terkendala“


Capcom Langsung Klarifikasi Isu Keterkaitan dengan Mega Man

Menanggapi rumor tersebut, Capcom melalui wawancara eksklusif bersama VGC akhirnya memberikan penjelasan resmi. Naoto Oyama, selaku produser Pragmata, menegaskan bahwa game ini tidak memiliki kaitan langsung dengan Mega Man. Ia bahkan tersenyum ketika mendengar spekulasi yang menyebutkan bahwa Pragmata adalah sekuel terselubung Mega Man.

Oyama menekankan bahwa Pragmata merupakan proyek baru yang berdiri sendiri. Menurutnya, meski Capcom memang terkenal dengan waralaba Mega Man, game ini hadir dengan identitas berbeda. Capcom ingin menawarkan pengalaman aksi dan petualangan futuristik yang segar bagi para gamer.


Alasan Munculnya Teori Mega Man di Kalangan Gamer

Banyak pemain merasa bahwa Pragmata memiliki kemiripan dengan Mega Man. Pertama, latar belakang dunia futuristik yang penuh teknologi canggih mengingatkan pada nuansa dunia robot di Mega Man. Kedua, karakter utama bernama Diana yang berwujud humanoid berbalut kostum biru mirip ikon klasik Mega Man.

Kemiripan elemen visual tersebut akhirnya memunculkan teori di kalangan komunitas bahwa Capcom mungkin menyembunyikan identitas asli game ini. Namun, Capcom menegaskan bahwa kesamaan itu hanya sebuah kebetulan atau sekadar Easter Egg.


Posisi Mega Man dalam Portofolio Capcom

Meski membantah hubungan dengan Pragmata, Oyama tetap mengakui peran besar Mega Man bagi Capcom. Ia pernah terlibat langsung dalam proyek Mega Man Battle Network Legacy. Karena itu, ia memahami mengapa banyak penggemar Mega Man menaruh ekspektasi tinggi terhadap Pragmata.

Capcom menganggap Mega Man sebagai salah satu waralaba paling penting dalam sejarah mereka. Namun, hingga kini belum ada tanda jelas tentang hadirnya judul baru Mega Man dalam waktu dekat. Para penggemar pun terus berharap waralaba klasik ini akan kembali ke permukaan dengan kejutan besar.


Harapan Gamer Menjelang Rilis Pragmata

Walau teori mengenai hubungan Pragmata dan Mega Man sudah dibantah, antusiasme komunitas tetap tinggi. Banyak gamer menantikan bagaimana Capcom menyajikan dunia baru dengan nuansa penuh misteri. Visual futuristik, karakter Diana, serta kehadiran musuh berbentuk robot membuat Pragmata terasa unik dan segar.

Para gamer kini menaruh harapan besar bahwa Capcom mampu menghadirkan pengalaman berbeda dari Mega Man sekaligus mempertahankan kualitas khas mereka. Meskipun rumor keterkaitan telah terpatahkan, Pragmata tetap berpotensi menjadi salah satu rilisan paling menarik dari Capcom di tahun 2025.

“Baca Juga: Dogecoin Naik Tipis 3/9/25, Potensi Lonjakan Masih Terbuka“