Digimon Story Time Stranger: RPG Baru Penuh Misteri dan Nostalgia

Posted on

Chi boust – Digimon bukan hanya sekadar franchise, tetapi sebuah fenomena yang mampu menyatukan penggemar anime dan gamer sejak era 90-an. Puluhan game telah dirilis, membawa beragam cerita dan mekanik yang unik. Tahun 2025, Bandai Namco kembali merilis judul baru berjudul Digimon Story Time Stranger. Game ini menjadi bagian dari sub-series Digimon Story dan hadir di PS5, Xbox Series X/S, serta PC mulai 3 Oktober 2025.

Kami mendapat kesempatan mencoba versi PS5 lebih awal. Berikut adalah ulasan lengkap berdasarkan pengalaman bermain langsung.

“Baca Juga: Silent Hill 1 Remake Digarap Bloober Team, Fans Antusias“


Cerita: Misteri Anomali di Tokyo

Digimon Story Time Stranger membawa pemain ke Tokyo, Jepang. Anda berperan sebagai agen rahasia organisasi ADAMAS, yang bertugas menyelidiki anomali misterius. Fenomena ini memunculkan portal ke dunia lain dan menghadirkan Digimon ke dunia manusia.

Sejak awal, cerita menyajikan misteri yang membuat penasaran. Shinjuku menjadi pusat kekacauan, dan agen ADAMAS harus menelusuri penyebab semua anomali. Bersama Digimon, pemain berjuang mengungkap rahasia besar yang mengancam dua dunia.

Seiring perjalanan, konflik berkembang. Dunia manusia dan dunia Digimon sama-sama menghadapi ancaman besar dari kelompok Digimon jahat. Lore dalam game ini juga memperluas mitologi Digimon. Ada kelompok kuat menyerupai Royal Knights, tetapi dengan peran yang lebih kompleks.

Cerita digarap layaknya anime panjang. Pemain akan merasakan alur mirip seri Digimon 40–50 episode. Awal permainan memperkenalkan misteri dan karakter penting. Pertengahan cerita membawa konflik yang semakin rumit, sedangkan akhir cerita menampilkan klimaks dengan musuh terakhir yang menegangkan.

Bagi pemain veteran yang pernah menonton Digimon Adventure di masa kecil, game ini terasa seperti nostalgia. Anda akan merasa seperti menjadi Anak Terpilih sekali lagi, namun dalam format modern.


Gameplay: RPG Turn Based yang Ditingkatkan

Digimon Story Time Stranger tetap menggunakan sistem Turn Based RPG. Namun, ada peningkatan signifikan yang membuatnya terasa segar.

Sistem Pertarungan

Pemain membawa tiga Digimon ke dalam pertarungan. Setiap Digimon memiliki kelebihan, kelemahan, dan serangan unik. Pada awal permainan, musuh relatif mudah sehingga pemain bisa beradaptasi dengan sistem.

Semakin jauh, pertarungan menjadi lebih strategis. Musuh mulai memanfaatkan kelemahan elemen, sehingga pemain harus menyesuaikan tim. Sistem ini mendorong pemain bereksperimen dengan kombinasi Digimon.

Pertarungan berjalan lancar berkat opsi Auto Battle dan kecepatan animasi hingga lima kali lipat. Sistem ini berguna saat melawan musuh lemah tanpa membuang waktu.

Sistem Digimon

Fitur Digimon menjadi daya tarik utama. Pemain bisa mendapatkan Digimon baru dengan mengalahkan mereka. Data musuh dikumpulkan, dan ketika mencapai 100%, Digimon dapat dikonversi ke koleksi. Pada 200%, bonus statistik diberikan.

Evolusi juga hadir dengan syarat sederhana. Misalnya, Digimon bisa berevolusi jika sudah mencapai level tertentu dengan statistik spesifik. Ada opsi untuk De-evolution agar pemain lebih fleksibel membentuk tim.

Tersedia juga evolusi spesial seperti DigiEgg atau Jogress. Fitur ini memberikan variasi besar dan memotivasi pemain untuk mengoleksi Digimon favorit.

Eksplorasi dan Fitur QoL

Eksplorasi dalam game melibatkan pencarian objek, NPC, atau jalur menuju lokasi tertentu. Untuk mempercepat progres, tersedia fitur DigiAttack yang mengalahkan musuh lemah secara instan.

Game ini juga menghadirkan fitur penyembuhan otomatis. Digimon bisa memulihkan HP dan SP hanya dengan berdiam diri beberapa detik. Hal ini membuat permainan lebih praktis tanpa harus selalu menggunakan item.

Secara keseluruhan, gameplay dirancang untuk menyenangkan penggemar lama namun tetap ramah bagi pendatang baru.


Grafik: Sentuhan Anime yang Detail

Game ini menggunakan grafis 3D cel-shaded dengan gaya anime khas Digimon Story. Perbedaannya, detail visual kali ini lebih tinggi dibanding pendahulunya.

Karakter manusia tampil lebih realistis tanpa meninggalkan ciri khas anime. Desain Digimon setia pada versi asli dari franchise, sehingga terasa familiar.

Lingkungan seperti Shibuya dan dunia Digimon divisualisasikan dengan baik. Atmosfer kota, portal misterius, hingga dungeon memberikan kesan imersif. Efek visual pertarungan cukup dramatis namun tidak berlebihan, sehingga nyaman dilihat dalam sesi panjang.


Musik dan Suara: Dramatis dengan Sentuhan Elektronik

Musik digarap oleh Masafumi Takada, komposer yang sebelumnya menangani Digimon Story Cyber Sleuth. Perpaduan orkestra dengan elemen elektronik menciptakan nuansa dramatis.

Setiap momen cerita diiringi musik yang mendukung atmosfer. Saat pertarungan, irama semakin intens. Pada bagian misteri, musik lebih tenang namun menegangkan. Hal ini membuat pengalaman terasa seperti menonton anime Digimon interaktif.


Kelebihan Digimon Story Time Stranger

  1. Cerita misterius yang digarap layaknya anime dengan 40–50 episode.
  2. Gameplay RPG turn based yang mudah dipahami namun tetap menantang.
  3. Fitur QoL yang membuat progres lebih praktis dan menyenangkan.
  4. Sistem evolusi Digimon fleksibel dan tidak menyulitkan pemain.
  5. Grafis cel-shaded detail dan musik dramatis mendukung atmosfer cerita.

Kekurangan yang Terasa

  1. Prologue terlalu panjang. Butuh 2–4 jam untuk menyelesaikan bagian awal.
  2. Beberapa dungeon memiliki desain visual yang membingungkan dan melelahkan mata.
  3. Ukuran teks di UI terlalu kecil, terutama untuk informasi statistik Digimon.

Kekurangan ini memang terasa, tetapi tidak merusak keseluruhan pengalaman. Banyak pemain mungkin akan melupakannya karena cerita dan gameplay yang seru.


Kesimpulan

Digimon Story Time Stranger berhasil menyatukan nostalgia dengan inovasi modern. Cerita penuh misteri, sistem evolusi Digimon, serta gameplay turn based yang solid membuatnya menjadi game yang wajib dicoba.

Bagi penggemar Digimon, game ini ibarat surat cinta dari Bandai Namco. Bagi pendatang baru, game ini tetap ramah dan menyenangkan. Meski ada kekurangan kecil seperti prologue lambat atau teks kecil, keseruan gameplay membuat kelemahan itu tertutupi.

Jika Anda tumbuh bersama Digimon dan rindu pengalaman menjadi Anak Terpilih, Digimon Story Time Stranger adalah pilihan tepat di 2025.


Skor Akhir

Overall: 80%

Story: 82%

Gameplay: 85%

Graphic: 75%

Sound: 78%

“Baca Juga: Vantage Studios, Anak Perusahaan Baru Ubisoft dan Tencent“