Fitur Dual Protagonist RE Requiem Tampilkan Leon Versi Dewasa

Posted on

Chi boust – Capcom menampilkan trailer baru Resident Evil Requiem di The Game Awards 2025. Trailer itu menunjukkan kembalinya Leon S. Kennedy. Capcom juga mengonfirmasi Leon sebagai protagonis kedua selain Grace. Konfirmasi itu memicu rasa penasaran para gamer. Banyak gamer ingin mengetahui peran Leon dalam cerita baru ini. Banyak gamer juga ingin memahami cara kerja fitur Dual Protagonist.

“Baca Juga: Biaya Trailer The Game Awards 2025 Tembus 16 Miliar“

Capcom Jelaskan Struktur Cerita Dua Protagonis

Wawancara Automaton bersama Akifumi Nakanishi dan Masato Kumazawa memberikan banyak informasi baru. Nakanishi menjabat sebagai Director dan Kumazawa sebagai Producer. Keduanya menjelaskan konsep cerita yang melibatkan Leon dan Grace.

Nakanishi menyampaikan bahwa Resident Evil Requiem menyiapkan satu alur cerita gabungan. Cerita itu mengalir melalui sesi Leon dan sesi Grace. Cerita itu juga membuat kedua karakter bertemu di satu titik penting. Struktur itu menciptakan hubungan kuat antara dua protagonis.

Capcom ingin menampilkan perbedaan karakter yang jelas. Grace hadir sebagai sosok yang mudah takut. Nakanishi menyebut Grace sebagai “kucing penakut dalam sejarah Resident Evil”. Sebaliknya, Leon hadir sebagai veteran yang menghadapi banyak pertempuran. Perbedaan itu menciptakan dinamika menarik saat keduanya berinteraksi.

Gameplay Mengikuti Gaya Dua Karakter Berbeda

Nakanishi juga menjelaskan fokus gameplay untuk masing-masing karakter. Sesi Grace menghadirkan unsur horror yang lebih kuat. Tim pengembang ingin membuat pemain merasa tegang saat memerankan Grace.

Sebaliknya, sesi Leon menekankan elemen aksi yang intens. Nakanishi ingin pemain merasakan adrenalin tinggi di bagian Leon. Keputusan itu mengikuti gaya Leon yang tidak cocok dengan gameplay horror murni. Struktur itu mirip dengan pendekatan Resident Evil Revelations.

Dengan pembagian itu, pemain akan mendapatkan pengalaman lebih beragam. Grace membawa atmosfer gelap dan menegangkan. Leon membawa suasana cepat dan penuh aksi. Kombinasi dua gaya itu membuat permainan terasa segar.

Leon Tampil Lebih Dewasa dan Lebih Kuat Secara Emosi

Nakanishi dan Kumazawa juga menjelaskan arah baru untuk karakter Leon. Requiem mengambil latar tahun 2028. Latar itu berada 30 tahun setelah insiden Raccoon City. Leon kini tampil lebih tua. Trailer menunjukkan wajah Leon yang mencerminkan usianya sekitar 45 tahun.

Kumazawa ingin menunjukkan bagaimana Leon menyelesaikan misi sesuai usianya. Leon menghadapi masalah dengan pengalaman panjang dan sikap lebih matang. Namun, Leon tetap memiliki sisi humor yang khas. Nakanishi menyebut humor Leon kini hadir dalam gaya “bapak-bapak”.

Nakanishi juga menggambarkan Leon sebagai “ikeoji”, yaitu pria dewasa yang tampan dan keren. Capcom ingin menampilkan Leon yang kuat, menarik, dan tetap relevan di era baru.

Antusiasme Gamer Menguat Menjelang Perilisan

Informasi baru ini meningkatkan antusiasme gamer. Capcom menyiapkan struktur cerita yang unik. Capcom juga menghadirkan karakter ikonik dengan nuansa baru. Banyak gamer menantikan kolaborasi cerita Leon dan Grace.

Resident Evil Requiem menjanjikan pengalaman berbeda. Capcom menggabungkan horror dan aksi dalam satu alur. Pemain akan menemukan dua gaya permainan dalam satu perjalanan. Kombinasi itu membuat Requiem menjadi salah satu rilisan paling menarik tahun depan.

“Baca Juga: Fans Umamusume Panas Usai PETA Singgung Isi Gamenya“