Hidetaka Miyazaki Akui Bloodborne Game Favoritnya

Posted on

Chi boust – Bagi banyak pemain, Bloodborne menempati posisi spesial dalam sejarah game Soulslike.
Game ini hadir sebagai eksklusif PS4 dan langsung mencuri perhatian sejak rilis.

Banyak pemain bahkan menilai Bloodborne melampaui kualitas Elden Ring.
Penilaian tersebut muncul karena desain dunia, musik, dan sistem pertarungan yang kuat.

Bloodborne menawarkan atmosfer gelap yang konsisten sejak awal permainan.
Combat cepat dan agresif juga membedakannya dari game Souls lainnya.

Karena itu, game ini menjadi favorit banyak pemain di seluruh dunia.

“Baca Juga: Rumor Fortnite x The Office, Dwight Berpotensi Hadir“


Hidetaka Miyazaki Akui Bloodborne Punya Arti Spesial

Dalam wawancara bersama Game Informer, Hidetaka Miyazaki menyebut Bloodborne sebagai game spesial.
Ia menjelaskan bahwa proses pengembangan game ini terasa sangat berat.

Miyazaki menyebut siklus pengembangan Bloodborne sebagai yang paling menantang.
Ia merasakan tekanan besar selama proses produksi berlangsung.

Menurutnya, tim FromSoftware menghadapi banyak tantangan teknis dan kreatif.
Namun, tantangan tersebut justru membentuk identitas unik Bloodborne.


Ide Pribadi Miyazaki Banyak Hadir di Bloodborne

Miyazaki juga mengungkap alasan yang bersifat personal.
Ia merasa memasukkan banyak bagian dari dirinya ke dalam game tersebut.

Ia menanamkan ide pribadinya ke dalam cerita dan dunia permainan.
Ia juga menuangkan visinya melalui desain level dan mekanisme gameplay.

Menurut Miyazaki, Bloodborne mencerminkan rasa yang selalu ia bawa saat membuat game.
Rasa tersebut juga muncul dalam seri Dark Souls.

Namun, Bloodborne menjadi representasi paling kuat dari filosofi kreatifnya.

https://s1.dmcdn.net/v/9GOza1VfiPjK_WVpT/x1080
https://api.time.com/wp-content/uploads/2023/04/Hidetaka-Miyazaki-time100-2023.jpg
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/2/2f/Bloodborne_Yharnam.png

Bloodborne Tetap Hidup Berkat Komunitas Loyal

Hingga kini, Bloodborne masih memiliki basis penggemar yang besar.
Salah satu alasannya karena game ini tetap eksklusif di PS4.

Game ini belum mendapatkan versi PC atau peningkatan resmi untuk PS5.
Bloodborne juga belum menerima patch 60fps secara resmi.

Kondisi tersebut justru membuat antusiasme pemain terus bertahan.
Banyak pemain berharap game ini mendapatkan versi remake atau sekuel.


Miyazaki Senang Melihat Harapan Gamer

Miyazaki mengaku senang melihat banyak gamer ingin Bloodborne hidup kembali.
Ia merasa terharu dengan dukungan yang terus mengalir.

Namun, ia juga menyadari keterbatasan waktu dan proyek yang sedang berjalan.
Mantan eksekutif Sony, Shuhei Yoshida, pernah menanggapi hal tersebut.

Yoshida menilai Miyazaki mungkin terlalu sibuk untuk menangani remake.
Ia juga menyebut Miyazaki mungkin lebih nyaman jika proyek itu ditangani pihak lain.

Untuk saat ini, penggemar hanya bisa menunggu kabar resmi.
Bloodborne tetap menjadi simbol karya terbaik dalam perjalanan Hidetaka Miyazaki.

“Baca Juga: Build Mornye WuWa Terbaik Support Healer di Wuthering Waves“