Chi boust – Huawei berhasil mencetak pencapaian penting dalam perjalanan sistem operasinya, HarmonyOS. Berdasarkan laporan firma riset Canalys, Huawei telah mengirimkan lebih dari 100 juta unit ponsel HarmonyOS sejak peluncurannya pada 2019.
“Baca Juga: Google Diduga Sengaja Lambatkan YouTube untuk Adblock“
Pada akhir 2024, jumlah pengiriman smartphone HarmonyOS mencapai 103 juta unit. Dari total tersebut, sebanyak 46 juta perangkat dikirim hanya dalam setahun terakhir.
Angka ini menunjukkan bahwa meskipun Huawei terkendala secara global, mereka tetap mendominasi pasar domestik. Di Tiongkok, Berhasil membentuk ekosistem perangkat yang kuat dan kompetitif.
Tablet Huawei Juga Alami Pertumbuhan Pesat
Tidak hanya di smartphone, Juga tumbuh signifikan pada lini tablet. Hingga kini, Huawei telah mengirimkan 21 juta unit tablet HarmonyOS ke pasar.
Selama 2024 saja, Huawei mencatat pengiriman sebanyak 10,5 juta unit tablet. Ini membuktikan bahwa telah menjadi pilihan utama untuk lini produk konsumen Huawei.
Sistem operasi ini mulai digunakan luas sejak pertengahan 2021 dan kini telah menjadi OS default pada sebagian besar perangkat Huawei.
HarmonyOS Perluas Ekosistem ke Banyak Perangkat
Huawei tidak hanya mengandalkan smartphone dan tablet dalam ekspansi. Sistem operasi ini kini digunakan pada perangkat wearable, produk audio, peralatan rumah pintar, dan komputer.
Canalys mencatat Huawei mengirimkan sekitar 4,2 juta unit PC di Tiongkok. Dari angka tersebut, sebanyak 3,2 juta merupakan laptop, sebagian besar menjalankan HarmonyOS.
Ekspansi ini menunjukkan bahwa Huawei ingin menjadikan sebagai sistem operasi lintas perangkat, menciptakan ekosistem terpadu.
“Baca Juga: Iran Minta Warga Hapus WhatsApp karena Isu Keamanan“
HarmonyOS 6.0 Akan Hadir dengan Fitur AI
Huawei dikabarkan tengah mempersiapkan peluncuran HarmonyOS versi 6.0. Versi baru ini diperkirakan akan hadir pada akhir 2025 dengan fokus pada kecerdasan buatan dan arsitektur terdistribusi.
Dengan kombinasi kontrol perangkat keras dan perangkat lunak, Huawei optimis bisa menjadi alternatif jangka panjang untuk Android atau iOS, terutama di pasar Tiongkok.
Canalys menilai pendekatan ini memberi keunggulan kompetitif bagi Huawei di pasar dalam negeri.
