Chi boust – Franchise game sepak bola milik Konami tetap bertahan hingga sekarang. Game tersebut dikenal sebagai Winning Eleven, Pro Evolution Soccer, dan kini eFootball. Banyak pemain menikmati gameplay yang menantang dan realistis.
Namun, baru-baru ini muncul kabar yang cukup mengejutkan. Konami merilis manga resmi dengan konsep yang tidak biasa. Manga tersebut mengusung tema Isekai, yaitu karakter terdampar di dunia lain.
Kombinasi antara sepak bola dan Isekai langsung menarik perhatian banyak gamer.
“Baca Juga: Strategi Arknights Endfield di Era Gacha Modern“
Konami Hadirkan Manga “That Time I Got Reincarnated in PES”
Konami bekerja sama dengan Kodansha untuk merilis manga baru. Mereka memberi judul “That Time I Got Reincarnated in PES”. Manga ini memiliki cerita original yang langsung terhubung dengan franchise PES.
Selain itu, Kiminori Wakasugi menjadi kreator utama manga tersebut. Ia dikenal sebagai pembuat manga komedi Detroit Metal City. Karena itu, banyak pembaca langsung mengantisipasi gaya humor khasnya.
Kodansha mengumumkan manga ini melalui akun resmi mereka di media sosial. Pengumuman tersebut langsung menarik perhatian komunitas gamer dan pembaca manga.
Cerita Berfokus pada Penggemar PES yang Masuk Dunia Game
Manga ini menghadirkan karakter utama yang sangat menyukai PES. Ia menghabiskan banyak waktu bermain game sepak bola tersebut.
Kemudian, cerita membawa karakter tersebut masuk ke dunia PES. Ia mengalami berbagai kejadian unik yang terinspirasi dari pengalaman bermain game.
Selain itu, cerita menyisipkan banyak elemen komedi. Wakasugi menghadirkan lelucon yang dekat dengan pengalaman gamer. Oleh karena itu, pembaca bisa langsung memahami setiap situasi lucu.
Chapter pertama sudah tersedia secara gratis di platform Kodansha. Banyak pembaca langsung mencoba membaca cerita tersebut.
Humor dan Referensi Game Jadi Daya Tarik Utama
Manga ini tidak hanya mengandalkan konsep Isekai. Cerita juga menonjolkan berbagai kejadian khas pemain PES.
Misalnya, karakter mengalami momen absurd saat bermain. Ia menghadapi situasi yang sering dialami pemain di dunia nyata.
Selain itu, Wakasugi menambahkan humor yang tajam dan spontan. Ia menggabungkan komedi dengan referensi game secara seimbang.
Karena itu, manga ini terasa segar meskipun menggunakan tema yang sudah umum.
Reaksi Gamer: Antara Bingung dan Terhibur
Komunitas gamer langsung memberikan berbagai reaksi setelah membaca chapter pertama. Banyak pemain merasa terkejut dengan ide tersebut.
Beberapa komentar bahkan mempertanyakan keputusan Konami. Mereka heran mengapa PES dipilih untuk konsep Isekai.
Namun, di sisi lain, banyak pembaca merasa terhibur. Mereka menikmati humor yang ditampilkan dalam cerita.
Beberapa komentar menyebut adegan pembuka sangat lucu. Ada juga yang mengaku tidak menyangka konsep ini bisa berhasil.
Selain itu, banyak pemain menganggap manga ini unik. Mereka menilai ide tersebut berbeda dari adaptasi game pada umumnya.
Konami Tunjukkan Eksperimen Kreatif
Konami menunjukkan keberanian dalam mencoba konsep baru. Mereka tidak hanya fokus pada game, tetapi juga memperluas cerita ke media lain.
Langkah ini membuka peluang baru bagi franchise PES. Selain itu, pendekatan ini juga menarik perhatian audiens yang lebih luas.
Meskipun tema Isekai sudah sering digunakan, manga ini tetap terasa berbeda. Kombinasi sepak bola dan komedi membuatnya menonjol.
Pada akhirnya, manga ini membuktikan bahwa ide sederhana bisa menjadi menarik. Konami berhasil menghadirkan sesuatu yang unik dan menghibur bagi gamer.
“Baca Juga: Assassin’s Creed Black Flag Remake Segera Diumumkan“
