Chi boust – Tahun 2026 baru saja dimulai.
Banyak pelaku industri berharap kondisi video game kembali stabil.
Namun, realitas industri justru menunjukkan arah berbeda.
Kabar terbaru menyebut NetEase melakukan PHK di divisi baratnya.
Studio yang terdampak adalah NetEase Montreal.
Informasi ini langsung menarik perhatian pelaku industri global.
“Baca Juga: Bloober Team Tease Game Horor Baru Jelang 2026“
Karyawan NetEase Montreal Konfirmasi PHK
Media GameIndustry.biz melaporkan konfirmasi dari beberapa mantan karyawan studio tersebut.
Mereka membagikan pengalaman melalui akun LinkedIn pribadi.
Scott Killingsworth, QA Project Manager, mengonfirmasi dirinya terdampak PHK.
Ia menyebut masa kerjanya di studio sebagai pengalaman yang sangat berharga.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas kesempatan berkembang selama bekerja.
Selain itu, Senior QA Lead Steffano Magnabosco menyampaikan pernyataan serupa.
Ia mengaku terkena PHK dan kini aktif mencari peluang baru.
Hingga kini, perusahaan belum mengungkap jumlah karyawan terdampak.
Namun, seluruh laporan mengarah pada divisi QA studio.
Dampak PHK Terfokus pada Divisi QA
Semua pernyataan karyawan mengarah pada satu kesimpulan utama.
PHK di NetEase Montreal menargetkan tim Quality Assurance.
Divisi QA memiliki peran penting dalam pengujian dan stabilitas game.
Namun, perusahaan tampaknya melakukan penyesuaian struktur tim.
Langkah ini memicu spekulasi tentang perubahan strategi jangka panjang.
NetEase Mulai Mundur dari Pasar Barat
Dalam beberapa tahun terakhir, NetEase agresif masuk pasar barat.
Perusahaan memperluas jaringan studio selama masa pandemi COVID-19.
Namun, strategi tersebut kini berubah.
NetEase mulai menarik fokus dari studio barat secara bertahap.
Perusahaan memilih memperkuat pengembangan game domestik di Cina.
Kesuksesan Game Lokal Jadi Faktor Utama
Game lokal Cina menunjukkan performa kuat di pasar global.
Salah satu contoh besar adalah Black Myth: Wukong.
Selain itu, Where Winds Meet juga meraih perhatian besar.
Kesuksesan ini memperkuat kepercayaan perusahaan pada studio lokal.
NetEase menilai pasar domestik menawarkan risiko lebih rendah dan kontrol lebih besar.
Sejumlah Studio Barat Sudah Tutup
Sebelum PHK ini, beberapa studio barat sudah terdampak.
NetEase menutup Jackalyptic dan Jar of Spark lebih dulu.
Perusahaan juga memangkas pendanaan Nagoshi Studio.
Selain itu, T-Minus Zero Entertainment kini berdiri mandiri.
Big Brain Game Studios dan Fantastic Pixel Castle juga berhenti beroperasi.
Langkah ini menunjukkan pola restrukturisasi yang konsisten.
Fokus Baru pada Proyek Ambisius Lokal
NetEase kini memusatkan sumber daya pada proyek besar.
Salah satu proyek utama adalah Ananta.
Perusahaan menilai pengembangan internal memberi efisiensi lebih baik.
Selain itu, pasar Asia dinilai lebih stabil untuk pertumbuhan jangka panjang.
Strategi ini menjelaskan keputusan PHK di NetEase Montreal.
Penutup
PHK di NetEase Montreal mencerminkan perubahan arah perusahaan.
NetEase kini memprioritaskan studio lokal dan pasar domestik.
Keputusan ini juga memperlihatkan tantangan berkelanjutan industri game global.
Stabilitas industri masih menjadi pekerjaan rumah besar di tahun 2026.
Jika kamu ingin versi lebih singkat, lebih SEO, atau judul alternatif, tinggal bilang saja.
“Baca Juga: PS4 Slim Disulap Jadi Handheld Gaming Layar OLED 7 Inci“
