Pendapatan Capcom Naik Berkat Game Sukses 2026

Posted on

Chi boust – Capcom mencatat tahun kuat berkat performa game baru mereka. Salah satu pendorong terbesar datang dari Resident Evil Requiem.

Game horor tersebut meraih sambutan positif dari kritikus dan pemain. Selain itu, penjualannya juga melesat cepat di pasar global.

Sementara itu, Pragmata juga tampil impresif. Game itu terjual satu juta kopi dalam dua hari pertama.

“Baca Juga: Rumor Game Marvel Venom Batal, Ini Faktanya“

Resident Evil Requiem Tembus 5 Juta Kopi

Capcom mengumumkan bahwa Resident Evil Requiem sudah melewati angka lima juta kopi.

Capaian ini menunjukkan kekuatan seri Resident Evil di pasar. Selain itu, antusiasme pemain masih sangat tinggi.

Karena hasil itu, Requiem menjadi salah satu rilisan paling sukses Capcom tahun ini.

Capcom Naikkan Proyeksi Pendapatan

Menjelang laporan keuangan tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2026, Capcom merevisi target pendapatan.

Perusahaan kini memproyeksikan pendapatan sebesar ¥195,3 miliar. Sebelumnya, target mereka berada di angka ¥190 miliar.

Artinya, Capcom menaikkan proyeksi sekitar 2,8 persen.

Jika dibandingkan tahun lalu, pertumbuhan ini terlihat lebih kuat. Tahun sebelumnya, Capcom mencatat pendapatan ¥169 miliar.

Laba Perusahaan Ikut Menguat

Selain pendapatan, laba Capcom juga naik.

Laba operasional kini diperkirakan mencapai ¥75 miliar. Sebelumnya, perusahaan menargetkan ¥73 miliar.

Lalu, laba biasa naik menjadi ¥74,1 miliar. Angka sebelumnya berada di ¥70 miliar.

Pendapatan per saham juga meningkat. Kini Capcom memproyeksikan ¥130,29 per saham.

Sebelumnya, angka itu berada di ¥121,93.

Resident Evil Requiem Bantu Penjualan Game Lama

Capcom menjelaskan bahwa sukses Requiem memberi dampak luas.

Banyak pemain kembali membeli game Resident Evil lama. Karena itu, katalog lama Capcom ikut menikmati kenaikan penjualan.

Strategi ini sangat penting. Game baru menarik perhatian, lalu game lama ikut laris.

Divisi Lain Juga Tampil Positif

Capcom juga menyebut unit bisnis lain berjalan baik.

Divisi arcade mencatat hasil menggembirakan. Selain itu, bisnis peralatan hiburan ikut menunjukkan performa solid.

Artinya, pertumbuhan Capcom tidak hanya datang dari satu game saja.

Pragmata Belum Masuk Hitungan Fiskal

Walau sukses besar, penjualan Pragmata belum masuk revisi keuangan kali ini.

Capcom menjelaskan bahwa game itu rilis setelah tahun fiskal berakhir. Karena itu, dampaknya kemungkinan muncul di laporan berikutnya.

Kesimpulan

Capcom menikmati tahun yang sangat kuat berkat Resident Evil Requiem. Game ini laku keras dan mengangkat penjualan katalog lama.

Di sisi lain, Pragmata juga membuka awal bagus. Jika tren ini berlanjut, Capcom bisa mencetak hasil lebih besar tahun depan.

“Baca Juga: Snezhnaya Genshin Impact Resmi Muncul, Ini Detailnya“