Chi boust – Ubisoft terus melanjutkan pengembangan game Assassin’s Creed Jade. Kabar ini muncul setelah perusahaan melakukan restrukturisasi besar.
Ubisoft kini membagi pengembangan game berdasarkan Creative House. Setiap tim memiliki fokus dan keahlian yang berbeda.
Perubahan ini memengaruhi banyak proyek game Ubisoft. Beberapa proyek bahkan mengalami penundaan atau pembatalan.
Namun, kabar terbaru membawa angin segar bagi penggemar Assassin’s Creed. Ubisoft memastikan bahwa Assassin’s Creed Jade masih dalam tahap pengembangan.
Kabar ini muncul melalui tulisan terbaru di blog resmi Ubisoft. Head of Content Ubisoft, Jean Guesdon, menjelaskan rencana masa depan franchise tersebut.
“Baca Juga: Shift Up Siapkan Sekuel Stellar Blade Tanpa Sony“
Ubisoft Siapkan Beberapa Proyek Assassin’s Creed Baru
Jean Guesdon menyampaikan rencana Ubisoft setelah perilisan Assassin’s Creed Shadows pada tahun 2025.
Ia menjelaskan bahwa Ubisoft sedang mengerjakan beberapa proyek Assassin’s Creed sekaligus.
Salah satu proyek tersebut adalah Assassin’s Creed Jade. Sebelumnya, rumor sempat menyebut Ubisoft membatalkan proyek ini.
Namun, Ubisoft membantah rumor tersebut melalui pernyataan resmi. Perusahaan memastikan tim pengembang tetap melanjutkan proyek Jade.
Saat ini, beberapa proyek Assassin’s Creed berada pada tahap pengembangan yang berbeda. Sebagian proyek sudah berkembang cukup jauh.
Namun, Ubisoft belum mengungkap detail perkembangan Assassin’s Creed Jade. Perusahaan juga belum memberikan jadwal rilis resmi.
Ubisoft Ingin Menghidupkan Kembali Mode Co-Op
Selain membahas proyek baru, Ubisoft juga membicarakan fitur permainan. Perusahaan berencana menghidupkan kembali mode kerja sama atau Co-Op.
Ubisoft mengakui bahwa banyak pemain menyukai fitur tersebut. Namun, perusahaan sebelumnya kurang memanfaatkan potensi mode ini.
Karena itu, Ubisoft ingin membawa kembali fitur Co-Op ke beberapa game Assassin’s Creed.
Ubisoft juga membuka kemungkinan menghadirkan fitur tersebut dalam Assassin’s Creed Jade.
Jika rencana tersebut berjalan lancar, pemain bisa menikmati pengalaman bermain bersama teman.
Assassin’s Creed Jade Mengangkat Latar Cina Kuno
Assassin’s Creed Jade merupakan game Assassin’s Creed yang dirancang untuk perangkat mobile.
Ubisoft mulai mengembangkan game ini sejak beberapa tahun lalu. Beberapa pemain bahkan sempat mengikuti uji coba beta pada tahun 2022.
Game ini menghadirkan latar cerita di Cina kuno. Cerita berlangsung pada masa Dinasti Xia hingga Dinasti Qin.
Periode tersebut memiliki banyak konflik politik dan perebutan kekuasaan. Karena itu, latar sejarah ini cocok dengan cerita Assassin’s Creed.
Game ini juga akan menampilkan berbagai konspirasi yang terjadi pada masa Dinasti Qin. Namun, Ubisoft belum mengungkap detail cerita secara lengkap.
Bocoran Gameplay dan Prediksi Tanggal Rilis
Pada tahun 2023, bocoran gameplay Assassin’s Creed Jade sempat muncul di internet. Video tersebut menampilkan beberapa mekanisme permainan.
Pemain dapat melihat sistem pertempuran, eksplorasi, serta elemen parkour khas Assassin’s Creed.
Kemudian pada tahun 2024, laporan baru menyebut Ubisoft menunda perilisan game ini. Laporan tersebut menyebut Jade kemungkinan rilis pada tahun 2025.
Kini, Ubisoft kembali menegaskan bahwa pengembangan game masih berjalan.
Karena itu, banyak penggemar mulai berspekulasi tentang jadwal rilis baru. Sebagian pengamat industri memprediksi Ubisoft merilis Assassin’s Creed Jade pada tahun depan.
Apalagi, Ubisoft sebelumnya sudah merilis Rainbow Six Mobile pada tahun ini.
Jika pengembangan berjalan lancar, Assassin’s Creed Jade bisa menjadi salah satu game mobile besar dari Ubisoft.
“Baca Juga: Ice-T Ketakutan Hadapi Monster Laba-Laba Resident Evil Requiem“
