Chi boust – Wildlight Entertainment mengumumkan penutupan server game Highguard secara permanen. Studio tersebut menyampaikan keputusan ini melalui akun resmi Highguard di Twitter/X.
Tim pengembang menjelaskan bahwa keputusan ini sangat berat. Namun, mereka menilai langkah tersebut menjadi pilihan terbaik bagi masa depan studio.
Server Highguard akan berhenti beroperasi pada 12 Maret 2026. Setelah tanggal itu, pemain tidak lagi dapat mengakses permainan secara online.
Tim pengembang juga menyampaikan pesan perpisahan kepada komunitas pemain. Mereka mengapresiasi dukungan yang telah diberikan sejak game tersebut dirilis.
“Baca Juga: Capcom Diam-Diam Hapus DRM Resident Evil 4 Remake“
Lebih dari Dua Juta Pemain Pernah Mencoba Highguard
Wildlight Entertainment menyatakan bahwa lebih dari dua juta pemain pernah masuk ke dunia Highguard. Angka tersebut menunjukkan ketertarikan awal yang cukup besar dari komunitas gamer.
Para pemain juga aktif memberikan berbagai umpan balik. Mereka membagikan kritik, saran, serta konten yang berkaitan dengan game tersebut.
Tim pengembang mengaku sangat menghargai dukungan komunitas. Mereka merasa bangga karena banyak pemain percaya pada visi yang dibangun oleh studio.
Namun, tim pengembang menghadapi masalah besar setelah perilisan game. Jumlah pemain aktif tidak mampu bertahan dalam jangka panjang.
Akibatnya, ekosistem permainan tidak berkembang secara stabil. Kondisi tersebut membuat studio kesulitan mempertahankan layanan game online.
Karena itu, Wildlight Entertainment memutuskan untuk menghentikan operasional server.
Perilisan Highguard Mendapat Banyak Kritik
Highguard pertama kali rilis pada 26 Januari 2026. Sejak awal, game tersebut langsung menerima banyak kritik dari komunitas gamer.
Sebagian pemain menilai gameplay terasa kosong. Beberapa pemain juga menilai mekanisme permainan kurang memberikan pengalaman yang menarik.
Selain itu, ekspektasi pemain terlanjur sangat tinggi. Hal ini terjadi karena Highguard mendapat panggung utama saat pengumuman trailer.
Trailer game tersebut muncul pada The Game Awards 2025. Posisi pengumuman yang sangat besar membuat banyak gamer berharap inovasi besar.
Namun, pengalaman bermain yang hadir tidak sesuai harapan sebagian pemain. Situasi tersebut memicu gelombang ulasan negatif setelah peluncuran.
Strategi Shadowdrop Dinilai Tidak Efektif
Wildlight Entertainment memilih strategi shadowdrop saat merilis Highguard. Strategi ini berarti studio langsung merilis game tanpa kampanye pemasaran panjang.
Studio sebelumnya menggunakan strategi serupa ketika bekerja di Respawn Entertainment. Metode itu berhasil saat peluncuran Apex Legends beberapa tahun lalu.
Namun, strategi yang sama tidak menghasilkan dampak positif pada Highguard. Banyak pemain merasa tidak mendapat informasi cukup sebelum rilis.
Kurangnya komunikasi dari pengembang juga memperburuk situasi. Sejak trailer diumumkan hingga perilisan, studio jarang memberikan pembaruan informasi.
Akibatnya, banyak pemain mulai meragukan kualitas game sebelum mencoba permainan tersebut.
PHK dan Tim Kecil Mempercepat Penurunan Game
Masalah lain muncul setelah perilisan game. Wildlight Entertainment melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sebagian karyawan.
Langkah tersebut mengurangi jumlah tim pengembang secara drastis. Laporan menyebutkan bahwa tim tersisa hanya sekitar 20 orang.
Tim kecil ini tetap berusaha memberikan pembaruan untuk game. Mereka masih merilis beberapa update sebelum server ditutup.
Saat ini pemain masih dapat memainkan Highguard hingga tanggal penutupan. Namun, masa aktif game tersebut tidak akan berlangsung lama.
Komunitas Gamer Menyebut Highguard sebagai “Concord 2”
Penutupan cepat Highguard memicu berbagai reaksi dari komunitas gamer. Banyak pemain langsung membandingkan kasus ini dengan kegagalan game Concord.
Sebagian gamer bahkan memberi julukan “Concord 2” kepada Highguard. Mereka menilai kedua game memiliki pola kegagalan yang mirip.
Kedua proyek tersebut mendapat promosi besar sebelum rilis. Namun, keduanya juga kehilangan pemain dengan sangat cepat setelah peluncuran.
Perbandingan ini terus muncul di media sosial dan forum gaming. Banyak pemain menjadikannya contoh risiko besar dalam industri game live service.
Kini perjalanan Highguard hampir mencapai akhir. Wildlight Entertainment menutup bab singkat game tersebut pada Maret 2026.
“Baca Juga: Nacon Bermasalah, Terminator Survivors Tetap Lanjut“
