Chi boust – Vampire The Masquerade Bloodlines 2 akhirnya rilis pada Oktober lalu setelah proses pengembangan yang sangat panjang. Namun para pemain memberikan sambutan negatif karena game ini tidak mampu memenuhi harapan mereka sebagai sekuel dari game pertama yang rilis pada 2004. Banyak pemain merasa game ini tidak menawarkan kualitas yang mereka tunggu bertahun-tahun.
“Baca Juga: The Witcher 4 Absen dari The Game Awards 2025“
Bloodlines 2 Tidak Capai Target Penjualan
Paradox mengumumkan catatan finansial terbaru melalui situs resmi mereka. Mereka menyampaikan bahwa penjualan Bloodlines 2 berada jauh di bawah harapan. Catatan itu juga menunjukkan penurunan nilai atas biaya pengembangan sebesar 355 juta krona Swedia atau sekitar 37 juta dolar AS.
Paradox membuat catatan itu setelah mereka memperbarui proyeksi penjualan berdasarkan performa komersial Bloodlines 2 dalam satu bulan pertama. Angka tersebut menegaskan bahwa game ini tidak mampu menarik penjualan kuat meski membawa nama besar World of Darkness.
CEO Paradox Jelaskan Penyebab Kerugian
Fredrik Wester sebagai CEO Paradox Interactive memberikan penjelasan lengkap. Ia menegaskan bahwa seluruh tanggung jawab berada pada pihak publisher. Ia juga menyampaikan bahwa The Chinese Room tidak terlibat sejak awal dan hanya bergabung untuk menyelamatkan proyek yang sudah bermasalah selama bertahun-tahun.
Wester menyampaikan bahwa mereka menaruh ekspektasi tinggi karena melihat IP yang kuat. Mereka juga menilai genre RPG seharusnya memiliki daya tarik luas. Namun ia mengakui bahwa penjualan tidak mencapai target sehingga Paradox harus mencatat kerugian.
Ia menambahkan bahwa Bloodlines 2 berada di luar fokus utama bisnis mereka. Paradox biasanya bergerak di genre strategi skala besar. Karena itu mereka kesulitan memprediksi potensi penjualan Bloodlines 2 dengan tepat.
Wester menegaskan bahwa Paradox akan memperbaiki fokus investasi mereka. Mereka ingin kembali memusatkan perhatian pada segmen inti perusahaan. Ia juga ingin mengevaluasi langkah terbaik untuk mengembangkan brand World of Darkness.
Paradox Tetap Rilis Dua Ekspansi Bloodlines 2
Paradox tetap menunjukkan komitmen terhadap komunitas Bloodlines 2. Mereka menegaskan bahwa dua ekspansi tetap hadir dalam versi Premium Edition. Mereka ingin menjaga dukungan pasca-rilis agar pemain tetap mendapatkan konten baru.
Paradox merencanakan pembaruan besar sepanjang tahun depan. Mereka akan merilis konten tambahan yang sudah mereka janjikan sejak awal. Langkah ini menunjukkan bahwa Paradox tetap ingin memberi pengalaman penuh meski menghadapi kerugian besar.
Genre Game Jadi Tantangan Terbesar
Kegagalan Bloodlines 2 sebenarnya tidak mengejutkan banyak pengamat. Bloodlines 2 membawa genre RPG yang bukan menjadi kekuatan utama Paradox. Perusahaan itu dikenal sebagai publisher untuk game strategi seperti Stellaris dan Europa Universalis.
Karena itu banyak pemain merasa Bloodlines 2 membawa risiko besar sejak awal. Proyek ini juga melewati banyak perubahan selama pengembangannya. Kondisi itu membuat kepercayaan pemain menurun sebelum rilis.
Dengan kondisi ini, Paradox harus menata strategi baru untuk menjaga masa depan brand World of Darkness. Mereka juga perlu membangun kepercayaan ulang setelah kegagalan Bloodlines 2.
“Baca Juga: Death Stranding 2 PC Terlihat di ESRB, Rilis Semakin Dekat“
