The Witcher 4 Absen dari The Game Awards 2025

Posted on

Chi boust – The Witcher 4 Dipastikan Absen dari The Game Awards 2025:

1. CD Projekt Red Menjelaskan Absennya The Witcher 4

Tahun 2025 menghadirkan banyak game menarik dari berbagai developer. Menjelang akhir tahun, para pemain mulai menantikan daftar game terbaik yang akan muncul di The Game Awards 2025. Namun CD Projekt Red memberikan kabar mengejutkan.
Michał Nowakowski selaku CEO CD Projekt Red menyampaikan bahwa The Witcher 4 tidak akan muncul di acara TGA 2025. Dia menyampaikan hal itu lewat akun Twitter X miliknya. Dia menjelaskan alasan absennya game itu dalam sebuah tweet yang menarik perhatian para pemain.

“Baca Juga: Tips Top Up FF Murah dan Instan Lewat Lapakgaming“

2. CDPR Tidak Menampilkan Cuplikan Baru Tahun Ini

Nowakowski menjelaskan bahwa tim belum siap memperlihatkan materi terbaru untuk The Witcher 4. Acara TGA 2025 akan berlangsung pada 11 Desember. Banyak pemain berharap CDPR membawa cuplikan gameplay seperti yang mereka lakukan di TGA 2024.
Pada tahun lalu, CDPR memperkenalkan game itu lewat trailer sinematik. Pemain tentu mengharapkan perkembangan baru tahun ini. Harapan itu semakin besar karena game tersebut sudah masuk daftar game yang paling dinanti.

3. The Witcher 4 Masuk Nominasi Most Anticipated Game
Meskipun tidak hadir di panggung utama, game baru The Witcher tetap masuk nominasi Most Anticipated Game. Nowakowski mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang memberikan suara.
Kategori itu juga berisi beberapa judul besar seperti 007 First Light, Grand Theft Auto VI, Marvel’s Wolverine, dan Resident Evil Requiem. Para analis memprediksi bahwa GTA VI menjadi kandidat kuat untuk memenangkan kategori tersebut.
Pemain bisa melihat tweet resmi Nowakowski melalui link yang dibagikan pada platform tersebut.

4. CDPR Belum Menentukan Jadwal Tampilnya Cuplikan Baru

Absennya The Witcher 4 menimbulkan pertanyaan besar mengenai waktu rilis cuplikan baru. CDPR belum memberikan kepastian mengenai jadwal tampilnya informasi tambahan.
Mereka mengembangkan game itu menggunakan Unreal Engine 5. CDPR sempat menampilkan tech demo pada awal tahun. Demo itu bukan cuplikan gameplay asli. Namun demo itu memberikan gambaran jelas tentang arah pengembangan game.

5. CDPR Menargetkan Dunia Open-World yang Lebih Imersif
CDPR ingin memanfaatkan teknologi Unreal Engine 5 untuk menciptakan dunia yang lebih imersif. Mereka ingin menghadirkan pengalaman open-world yang lebih ambisius untuk para pemain.
Tech demo itu menunjukkan bagaimana mereka ingin memperluas kualitas visual dan interaksi di dalam dunia game. Meski belum menampilkan gameplay penuh, demo itu memberi sinyal bahwa pengembangan berjalan sesuai visi mereka.

6. Pemain Masih Menunggu Informasi Baru dari CDPR

Para pemain tentu ingin melihat perkembangan nyata dari game ini. Namun CDPR memilih fokus pada proses pengembangan. Mereka ingin memastikan kualitas game tetap terjaga.
Keputusan itu dapat menciptakan harapan baru bagi para pemain. CDPR tampaknya ingin merilis informasi ketika mereka merasa benar-benar siap.

Dengan keputusan itu, pemain harus menunggu lebih lama untuk melihat pembaruan The Witcher 4. CDPR ingin memberikan hasil terbaik dan menghindari pengumuman yang terburu-buru.

“Baca Juga: Director Lies of P Janji Game Baru Lebih Memuaskan Fans“