Tales of Xillia Remastered Hadir dengan Dua Protagonis Seru

Posted on

Chi boust – Bandai Namco kembali menghadirkan seri klasik Tales of dalam versi terbaru berjudul Tales of Xillia Remastered. Game ini menjadi penerus dari Tales of Graces F yang dirilis awal tahun. Keputusan untuk merilis ulang Xillia cukup menarik karena versi aslinya hanya tersedia di PlayStation 3 pada 2011.

Kini, setelah lebih dari satu dekade, pemain akhirnya dapat menikmati petualangan ini di platform modern seperti PC, PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan Nintendo Switch. Pertanyaannya, apakah versi remaster ini berhasil menarik kembali pemain lama sekaligus memikat penggemar baru?

“Baca Juga: Nintendo Hadapi Pemeriksaan Ulang Paten Game di AS“


Dua Protagonis dengan Cerita yang Saling Melengkapi

Tales of Xillia Remastered menghadirkan dua protagonis utama: Jude Mathis dan Milla Maxwell. Pemain dapat memilih salah satunya di awal permainan. Jude adalah pelajar medis berusia 15 tahun yang memiliki rasa keadilan tinggi dan sifat idealis. Sementara Milla merupakan sosok Maxwell, Ratu para Roh, yang memiliki kekuatan besar serta kepribadian tegas dan penuh tanggung jawab.

Kedua karakter ini menghadirkan dua perspektif berbeda terhadap cerita yang sama. Dari sudut pandang Jude, pemain akan melihat perjalanan emosional seorang pemuda yang belajar tentang tanggung jawab dan keberanian. Dari sisi Milla, pemain akan memahami perjuangan seorang pemimpin roh yang berusaha memahami manusia dan menjaga keseimbangan dunia.

Selama perjalanan, pemain akan bertemu karakter lain seperti Alvin, Elize, Rowen, dan Leia. Setiap karakter memiliki kepribadian dan gaya bertarung yang unik, sehingga menambah kedalaman cerita dan variasi gameplay.


Sistem Pertarungan Klasik dengan Sentuhan Modern

Bagian pertarungan menjadi daya tarik utama game ini. Tales of Xillia Remastered tetap mempertahankan sistem Link Artes dan Link System, yang memungkinkan dua karakter bekerja sama dalam serangan kombinasi yang spektakuler.

Pertarungan berlangsung secara real-time dengan kebebasan bergerak penuh di arena. Sistem ini memberikan kesan dinamis dan menegangkan di setiap pertempuran. Namun, pemain tetap harus memperhatikan batas energi seperti AC dan TP agar tidak terlalu sering menyerang tanpa strategi.

Meskipun seru, sistem Linear Motion Battle System yang digunakan terasa sedikit kaku dibanding seri modern seperti Tales of Arise. Pemain harus mengganti target musuh secara manual, yang terkadang mengganggu ritme pertarungan. Meski begitu, gameplay ini tetap menyenangkan setelah pemain terbiasa.

Jude unggul dengan serangan cepat jarak dekat dan kemampuan penyembuhan unik. Milla menawarkan gaya bertarung yang lebih fleksibel dengan kombinasi serangan elemental. Kedua gaya ini memberikan keseimbangan menarik bagi tim dan strategi permainan.


Eksplorasi Dunia dan Kualitas Presentasi

Eksplorasi di Tales of Xillia Remastered terasa nyaman dan seimbang. Dunia game tidak terlalu luas seperti open world modern, tetapi juga tidak terasa sempit. Setiap area memiliki desain rapi dengan navigasi jelas, membuat pemain mudah memahami arah dan tujuan.

Musik menjadi salah satu kekuatan utama. Komposer Motoi Sakuraba berhasil menciptakan suasana yang mendukung emosi di setiap momen. Lagu-lagu tenang menemani eksplorasi, sementara musik penuh semangat mengiringi pertempuran besar.

Menariknya, versi remaster ini juga menghadirkan dubbing ganda dalam bahasa Jepang dan Inggris. Fitur ini memberikan pengalaman bermain yang lebih lengkap bagi penggemar lama maupun pemain baru.


Kesimpulan

Tales of Xillia Remastered sukses menghidupkan kembali pesona klasik JRPG dalam kemasan modern. Cerita dua protagonis, sistem pertarungan solid, serta peningkatan kualitas presentasi membuatnya tetap relevan di tahun 2025.

Meski beberapa aspek terasa usang, game ini tetap memberikan pengalaman mendalam dan menyenangkan. Bagi penggemar lama, ini adalah nostalgia yang pantas dirayakan. Bagi pemain baru, inilah kesempatan sempurna untuk mengenal dunia Tales of Xillia.

“Baca Juga: Mantan Pengembang Saints Row Siapkan Prequel Baru“